Senin, 08 Desember 2014

KEMANA HIJAUKU?

karya : Aning Pryartini
source:http://zenithtaciaibanez.files.wordpress.com/2012/08/tanah-jelekk.jpg
Dulu...

Segar ragaku menghirup hamparan daun hijau

Tangkai tinggi menjulang, senada serempak berwarna terang

Akar menunjam, Menghantam dan menembus kulit bumi

Kicauan burung menjadi alunan nada alam, indah begitu indah

Lambaian hijau menggoda mata

Desiran angin sejukkan jiwa, ini damai


Sekarang...

Deru gergaji pintar bersahut-sahutan

Tanpa memedulikan erangan kesakitan serta rintihan pohonku

Hamparan hijau kini menjelma menjadi besi-besi kokoh nan tinggi menjulang

Berubah menjadi lautan pasir yang bentuknya sama sekali tak indah

Kini sulit ku dapat senyuman serta nyanyian indah burung

Tak ada lagi keceriaan di angkasa

Dan tanah surga ini berangsur-angsur mengerucut kering kerontang

Pelepas dahaga menjadi sesuatu yang langka

Seiring perlakuan manusia terhadapnya

Hidup ini tak lagi berwarna

Napas ini tak lagi ceria, semua egois, mungkin aku

Kemana hijauku?

Kembalikan hijauku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar